Temuan Roti Berjamur di Program MBG, Guru Besar UGM Ingatkan Risiko Kesehatan bagi Anak
TIMES Jogja/Ilustrasi - Roti Berjamur (FOTO: Humas UGM for TIMES Indonesia)

Temuan Roti Berjamur di Program MBG, Guru Besar UGM Ingatkan Risiko Kesehatan bagi Anak

Guru Besar UGM Prof. Zullies Ikawati peringatkan bahaya roti berjamur dalam program MBG. Anak-anak lebih rentan alami gangguan kesehatan seperti mual hingga alergi. Pengawasan distribusi dan penyimpanan perlu diperketat.

TIMES Jogja,Sabtu 7 Maret 2026, 18:53 WIB
197
A
A. Tulung

YOGYAKARTATemuan roti berjamur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah memicu kekhawatiran terkait keamanan pangan bagi siswa. Guru Besar Farmakologi dan Farmasi Klinik Fakultas Farmasi UGM, Prof. apt. Zullies Ikawati, mengingatkan bahwa makanan yang telah ditumbuhi jamur tidak lagi layak dikonsumsi karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada anak-anak.

Kasus ini ditemukan di berbagai wilayah, di antaranya Kabupaten Blora, Jawa Tengah, serta sejumlah sekolah di Sumatera Selatan. Ratusan roti yang menjadi bagian dari menu MBG bahkan dilaporkan dikembalikan ke pihak penyedia karena kondisinya sudah berjamur.

Zullies menjelaskan bahwa roti berjamur biasanya ditumbuhi kapang seperti Aspergillus, Penicillium, atau Rhizopus. Selain terlihat secara fisik, beberapa jenis jamur juga dapat menghasilkan mikotoksin, yaitu senyawa beracun yang berbahaya bagi kesehatan.

Contoh mikotoksin yang dapat muncul antara lain aflatoksin dan ochratoxin, yang diketahui memiliki efek toksik bagi tubuh. Meskipun tidak semua jamur menghasilkan racun, makanan yang sudah berjamur tetap tidak disarankan untuk dikonsumsi.

“Secara umum, makanan yang sudah ditumbuhi jamur tidak layak dimakan karena kita tidak bisa memastikan apakah jamur tersebut menghasilkan toksin atau tidak,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Ia menambahkan, munculnya jamur pada roti biasanya berkaitan dengan proses penyimpanan, distribusi, atau pengawasan masa simpan yang kurang optimal.

Anak Lebih Rentan Mengalami Dampak Kesehatan

Mengonsumsi roti yang sudah berjamur dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan. Gejala yang paling umum antara lain mual, muntah, nyeri perut, hingga diare. Pada sebagian orang yang sensitif, paparan jamur juga bisa memicu reaksi alergi.

Zullies mengingatkan bahwa anak-anak memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang, sehingga risiko gangguan kesehatan akibat makanan terkontaminasi bisa lebih besar dibandingkan orang dewasa.

Selain itu, roti berjamur tidak selalu berarti telah melewati tanggal kedaluwarsa. Jamur dapat tumbuh lebih cepat jika roti disimpan pada lingkungan lembap atau suhu yang terlalu hangat, meskipun masa simpannya belum habis.

Beberapa tanda roti tidak layak konsumsi antara lain muncul bercak jamur berwarna hijau, hitam, putih, atau kebiruan, bau apek atau asam yang tidak biasa, tekstur terlalu lembap atau berlendir, serta perubahan warna pada permukaan roti.

“Jika tanda-tanda tersebut muncul, sebaiknya roti langsung dibuang dan tidak dikonsumsi,” jelasnya.

Zullies juga mendorong pihak penyelenggara program MBG untuk memperketat pengawasan kualitas pangan, mulai dari proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi ke sekolah. Pemeriksaan sebelum makanan dibagikan kepada siswa dinilai penting agar produk yang tidak layak konsumsi bisa terdeteksi lebih awal.

Selain itu, pelatihan mengenai keamanan pangan bagi pihak yang terlibat dalam penyediaan makanan sekolah juga diperlukan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Dengan sistem pengawasan yang baik, risiko kontaminasi pangan sebenarnya dapat diminimalkan,” paparnya. (*).

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:A. Tulung
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.