Pemkot Yogyakarta-Muhammadiyah Teken Kerja Sama Strategis, Ini Pesan Wali Kota Hasto Wardoyo
TIMES Jogja/Pemkot Yogyakarta–Muhammadiyah jalin kerja sama strategis. (FOTO: Soni H/TIMES Indonesia)

Pemkot Yogyakarta-Muhammadiyah Teken Kerja Sama Strategis, Ini Pesan Wali Kota Hasto Wardoyo

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret memperkuat pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan sosial berbasis kolaborasi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

TIMES Jogja,Jumat 27 Februari 2026, 07:21 WIB
174
S
Soni Haryono

YOGYAKARTAWali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menegaskan bahwa disiplin dan karakter generasi muda adalah fondasi utama dalam membangun kota yang bersih, tertib, dan sejahtera.

Pesan itu disampaikan dalam agenda penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Kamis (26/2/2026).

Penandatanganan kerja sama tersebut dirangkai dengan peluncuran Kampung Tematik Brontokusuman dan buka puasa bersama anak-anak Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Lowanu di kawasan Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret memperkuat pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan sosial berbasis kolaborasi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

article

Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menekankan bahwa disiplin bukan hanya persoalan administratif atau kepatuhan terhadap aturan.

Lebih dari itu, disiplin adalah nilai dasar yang membentuk integritas, tanggung jawab sosial, serta kepemimpinan generasi muda.

Ia secara khusus menyoroti peran mahasiswa dan pelajar yang terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Saya berharap disiplin yang diterapkan benar-benar diadopsi dan mampu melahirkan generasi yang menjadi agent of change di tengah masyarakat,” tegas Hasto.

Menurutnya, tanpa karakter kuat, program kolaborasi sosial hanya akan menjadi seremonial tanpa dampak berkelanjutan.

Mahasiswa memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam aspek sosial, lingkungan, pendidikan, hingga kesehatan.

Kampung Tematik Brontokusuman Jadi Proyek Percontohan

Dalam kesempatan yang sama, Hasto juga meluncurkan Kampung Tematik Brontokusuman yang digagas bersama Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Program ini merupakan implementasi konsep one village one sister university yang diinisiasi Pemkot Yogyakarta.

Kampung tematik tersebut difokuskan pada tiga program utama yaitu penanganan ancaman narkoba, lansia Care (perawatan lansia), dan penataan dan pembersihan lingkungan sungai.

Kepala Bidang Pengabdian kepada Masyarakat dan KKN LPPM UAD, Dr. Muhammad Hamdi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengerahkan sekitar 300 mahasiswa untuk terjun langsung ke Brontokusuman.

Mahasiswa akan melakukan edukasi pengelolaan sampah, sosialisasi bahaya narkoba, hingga penataan kawasan bantaran sungai.

Bahkan, UAD menyiapkan program KKN tematik khusus untuk pembenahan aliran sungai di wilayah tersebut.

Targetkan Yogyakarta Tertib dan Bersih ala 'Singapura Kecil'

Hasto secara terbuka menyampaikan visinya menjadikan Kota Yogyakarta sebagai 'Singapura kecil'.

Yang dimaksud bukan meniru secara fisik, melainkan mencontoh budaya disiplin, ketertiban, dan kebersihan seperti di Singapura.

Ia mengajak Muhammadiyah menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

Salah satu gagasan yang diangkat adalah pembinaan sungai oleh masjid-masjid Muhammadiyah yang berada di bantaran sungai, dengan tanggung jawab perawatan sepanjang 200–400 meter.

“Kita ingin mewujudkan Kota Yogyakarta yang tertib, lalu lintasnya tertata, disiplin warganya kuat, dan kebersihannya menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Muhammadiyah Siap Perkuat Sinergi Sosial

Ketua PDM Kota Yogyakarta periode 2022–2027, Aris Madani, menyambut baik kerja sama tersebut.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah, perawatan lansia, hingga kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama.

Menurut Aris, kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan kualitas hidup.

“Kami yakin, dengan kerja sama erat antara pemerintah dan masyarakat, tujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan sejahtera dapat tercapai,” tuturnya.

Kesepakatan bersama ini mencakup pemberdayaan masyarakat di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup warga Kota Yogyakarta.

Kolaborasi Riset dan Teknologi Jadi Arah Pengembangan

Selain penguatan program sosial di tingkat lokal, Muhammadiyah juga mendorong kolaborasi berbasis riset dan teknologi, termasuk peluang kerja sama lintas daerah maupun lintas negara.

Penguatan inovasi dalam pengelolaan lingkungan, infrastruktur, hingga teknologi ramah lingkungan dinilai penting untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.

Program seperti penataan sungai, edukasi pengelolaan sampah, dan lansia care diproyeksikan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga membangun budaya partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kota.

Baik Pemkot Yogyakarta maupun Muhammadiyah sepakat bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen semata.

Implementasi program harus terukur, berkelanjutan, dan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.

Disiplin, karakter, dan partisipasi aktif generasi muda menjadi kunci utama keberhasilan kolaborasi ini.

Jika sinergi ini berjalan konsisten, bukan tidak mungkin Yogyakarta akan semakin dikenal sebagai kota pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam kebersihan, ketertiban, dan kepedulian sosial. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Soni Haryono
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.