Simak, Ini 5 Keutamaan Memberi Makan Buka Puasa Ramadan
TIMES Jogja/ILUSTRASI: Berbagi makanan untuk buka puasa Ramadan. (Foto: Freepik)

Simak, Ini 5 Keutamaan Memberi Makan Buka Puasa Ramadan

Berbagi takjil atau menyiapkan hidangan buka puasa sejatinya adalah investasi akhirat yang nilainya tidak kecil.

TIMES Jogja,Senin 23 Februari 2026, 17:00 WIB
2.3K
Y
Yusuf Arifai

JAKARTAMemberi makan untuk buka puasa bukan sekadar tradisi Ramadan.

Sejumlah hadits Nabi Muhammad SAW menegaskan, amalan ini menyimpan pahala besar setara dengan orang yang berpuasa, didoakan malaikat, diampuni dosa, hingga mendapat minum dari telaga Rasulullah di akhirat.

Karena itu, berbagi takjil atau menyiapkan hidangan buka sejatinya adalah investasi akhirat yang nilainya tidak kecil.

Berikut lima keutamaan memberi makan orang yang berpuasa sebagaimana disebutkan dalam beberapa hadits:

1. Mendapat pahala seperti orang yang berpuasa

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi)

Artinya sederhana, tapi luar biasa. Kita mungkin tidak ikut menahan lapar dan dahaga seharian, namun dengan memberi makan saat berbuka, Allah tetap mencatat pahala yang setara—tanpa mengurangi pahala si shaum sedikit pun.

2. Didoakan oleh para malaikat

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW mendoakan sahabat yang menjamu orang berbuka:

ﺃﻓﻄﺮ ﻋﻨﺪﻛﻢ اﻟﺼﺎﺋﻤﻮﻥ، ﻭﺃﻛﻞ ﻃﻌﺎﻣﻜﻢ اﻷﺑﺮاﺭ، ﻭﺻﻠﺖ ﻋﻠﻴﻜﻢ اﻟﻤﻼﺋﻜﺔ

“Orang-orang berpuasa telah berbuka di rumahmu, makanan kalian dikonsumsi oleh orang-orang baik, dan malaikat akan mendoakan rahmat bagimu.” (HR. Abu Daud)

Bayangkan, bukan hanya tamu yang kenyang, tetapi malaikat pun turut mendoakan kebaikan bagi tuan rumah. Doa dari makhluk yang tidak pernah bermaksiat tentu bukan hal sepele.

3. Seperti memerdekakan budak, jadi sebab diampuni dosa

hadits berikut menyebutkan:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ عِتْقُ رَقَبَةٍ وَمَغْفِرَةٌ لِذُنُوبِهِ

“Siapa yang memberi makanan berbuka kepada orang yang berpuasa maka ia seperti memerdekakan budak dan dosa-dosanya akan diampuni.” (HR. Baihaqi)

Di masa lalu, memerdekakan budak adalah amal besar yang nilainya sangat tinggi. Rasulullah SAW mengibaratkan pahala memberi makan berbuka dengan amalan besar itu, bahkan menjadi sebab turunnya ampunan.

4. Mendapat minum dari Telaga Rasulullah

Keutamaan lainnya lebih menyentuh lagi:

وَمَنْ ‌أَشْبَعَ ‌صَائِمًا سَقَاهُ اللَّهُ مِنْ حَوْضِي شَرْبَةً لَا يَظْمَأُ حَتَّى يَدْخُلَ الْجَنَّةَ

“Siapa yang memberi makan hingga kenyang orang yang berpuasa, maka kelak Allah akan memberikan ia minum dari telagaku satu tegukan yang membuatnya tidak akan pernah haus hingga ia masuk ke dalam syurga.” (HR. Ibnu Abi Dunya)

Di padang mahsyar yang panas dan panjang, seteguk minuman dari telaga Nabi menjadi nikmat yang tak ternilai. hadits ini memberi isyarat: kebaikan kecil di dunia bisa berbuah keselamatan besar di akhirat.

5. Disediakan kamar istimewa di surga

Rasulullah SAW juga bersabda:

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا فَقَامَ أَعْرَابِىٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِىَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « لِمَنْ أَطَابَ الْكَلاَمَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ

“Sesungguhnya di dalam syurga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya.” Lantas seorang Arab Badui bertanya, “Untuk siapakah kamar-kamar itu wahai Rasulullah?”
Beliau menjawab, “Untuk orang yang berkata benar, yang memberi makan, yang senantiasa berpuasa, dan yang shalat pada malam hari di waktu manusia sedang tidur.” (HR. Tirmidzi)

Memberi makan ternyata masuk dalam daftar amalan yang mengantarkan seseorang pada fasilitas istimewa di surga.

Pada akhirnya, memberi makan berbuka tidak harus mewah. Seteguk air, sebutir kurma, atau sepiring nasi bisa menjadi jembatan pahala yang panjang.

Ramadan selalu menghadirkan kesempatan itu. Tinggal, maukah kita mengambilnya? (*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Yusuf Arifai
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.