Dorong Petani Sejahtera, Ketua Komisi IV DPR RI Tanam 3300 Bibit Kelapa Genjah di Sleman
TIMES Jogja/Titiek Soeharto menanam ribuan bibit kelapa genjah saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sleman. (FOTO: Humas Pemda Sleman for TIMES Indonesia)

Dorong Petani Sejahtera, Ketua Komisi IV DPR RI Tanam 3300 Bibit Kelapa Genjah di Sleman

Kegiatan ini sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi desa berbasis pertanian sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

TIMES Jogja,Rabu 4 Maret 2026, 21:20 WIB
165
A
A. Tulung

SLEMANKetua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, menanam ribuan bibit kelapa genjah saat kunjungan kerja di Kabupaten Sleman, Rabu (4/32026).

Kegiatan ini sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi desa berbasis pertanian sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

Kunjungan tersebut diawali dengan penanaman bibit kelapa genjah bersama Bupati Sleman Harda Kiswaya, jajaran Forkopimda Sleman, Danrem 072/Pamungkas, Irwasda Polda DIY, perwakilan Danlanud Adisutjipto, serta para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Merdeka.

Dalam sambutannya, Titiek menyebutkan bahwa sebanyak kurang lebih 3.300 bibit kelapa genjah merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian. Program ini diharapkan menjadi solusi peningkatan pendapatan petani di wilayah tersebut.

Menurutnya, kelapa genjah dipilih karena memiliki masa panen yang relatif cepat dibandingkan jenis kelapa biasa.

“Kelapa genjah dapat mulai berbuah dalam waktu tiga hingga empat tahun. Tingginya pun tidak terlalu menjulang, sehingga memudahkan perawatan dan proses panen. Dengan begitu, manfaat ekonominya bisa lebih cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Titiek menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi Tani Merdeka dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam merawat tanaman secara berkelanjutan.

Ia berharap komoditas ini tidak sekadar menjadi tanaman biasa, melainkan aset produktif desa yang memiliki nilai tambah.

Kelapa genjah dinilai berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk turunan, seperti santan, minyak kelapa, hingga olahan sabut. Pengembangan ini diharapkan mampu mendorong ekonomi lokal berbasis hilirisasi.

Pemkab Sleman Dorong Hilirisasi dan Agrowisata

Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas dukungan Komisi IV DPR RI terhadap sektor pertanian di Bumi Sembada.

Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani menjadi kunci penguatan daya saing pertanian Sleman.

Harda berharap pengembangan kelapa genjah dapat diarahkan menjadi program unggulan berbasis kawasan.

Selain meningkatkan produksi pertanian, komoditas ini juga berpotensi menunjang sektor agrowisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Dusun Klampengan.

“Kelapa memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa. Penanaman kelapa genjah ini diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi petani sekaligus mendukung pengembangan agrowisata,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sleman juga mendorong pengolahan produk turunan seperti gula semut dan Virgin Coconut Oil (VCO) agar manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan langkah ini, Sleman diharapkan mampu membangun ekosistem pertanian yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada nilai tambah dan kesejahteraan petani. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:A. Tulung
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.