708 Siswa Gunungkidul mendapatkan dukungan pendidikan interaktif. (FOTO: Soni/TIMES Indonesia)

Terima Dukungan Pendidikan Interaktif, Belajar Tak Lagi Membosankan bagi 708 Siswa Gunungkidul

Gerakan 'Bocah Pinter' yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan inklusif, berkualitas dan menyenangkan.

TIMES Jogja,Kamis 23 Juli 2026, 08:09 WIB
316
S
Soni Haryono

JOGJAMomentum peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi ajang kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat kualitas pendidikan anak Indonesia.

Salah satunya diwujudkan melalui peluncuran program 'OREO Berbagi Seru' yang resmi dimulai di SD Negeri Mentel 1, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program yang digagas OREO bersama Indonesia Mengajar ini hadir untuk mendukung visi pemerintah dalam menghadirkan pendidikan bermutu dan merata bagi seluruh anak Indonesia.

Di Gunungkidul, program tersebut sekaligus memperkuat gerakan 'Bocah Pinter' yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan inklusif, berkualitas dan menyenangkan.

Melalui program ini, sebanyak 708 siswa sekolah dasar di Gunungkidul memperoleh akses terhadap berbagai alat pembelajaran interaktif yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi, numerasi, sains, dan bahasa Inggris.

Tidak hanya itu, para guru, orang tua, dan komunitas pendidikan juga mendapatkan pelatihan khusus guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih kreatif dan menyenangkan.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Supriyanto, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program tersebut di wilayahnya.

Menurutnya, pendidikan yang berkualitas tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dunia usaha.

“Hari ini kita melihat semangat gotong royong diwujudkan melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, guru, orang tua, dan masyarakat dalam menghadirkan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak Gunungkidul,” ujar Endah, Kamis (23/7/2026).

Endah menegaskan, program 'Bocah Pinter' yang sedang dijalankan Pemkab Gunungkidul memiliki tujuan yang sejalan dengan program 'OREO Berbagi Seru', yakni membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pendekatan belajar sambil bermain yang diusung program tersebut dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sehingga anak-anak lebih antusias dalam menerima materi pembelajaran.

“Bantuan alat pembelajaran yang diberikan kepada sekolah-sekolah di Gunungkidul diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan belajar yang berkualitas,” katanya.

Senior Marketing Manager Biscuit Mondelēz Indonesia, Kevin Stefano, menjelaskan bahwa selama lebih dari tiga dekade hadir di Indonesia, OREO terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

Menurut Kevin, komitmen tersebut diwujudkan melalui program “OREO Berbagi” yang sejak 2024 berfokus pada pemberdayaan anak, guru, dan orang tua melalui berbagai kegiatan edukasi dan penyaluran bantuan pendidikan.

“Tahun ini kami mengusung tema ‘OREO Berbagi Seru’ untuk mendukung pemerataan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan menyenangkan bagi anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah 3T dan daerah marjinal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program ini dirancang untuk membantu anak-anak Indonesia tumbuh menjadi Generasi SERU, yaitu generasi yang memiliki karakter Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul.

Karakter tersebut dinilai penting agar anak mampu beradaptasi dan berkembang di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Terapkan Metode Playful Learning

Salah satu keunggulan program 'OREO Berbagi Seru' adalah penerapan konsep playful learning atau belajar sambil bermain yang selaras dengan prinsip deep learning yang saat ini didorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Melalui metode ini, anak-anak diajak belajar secara aktif dan interaktif sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Selain membantu memahami materi pelajaran, pendekatan tersebut juga mendorong anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, serta bekerja sama dengan teman sebaya.

Bersama Indonesia Mengajar, OREO mengembangkan 15 jenis alat belajar interaktif yang telah disesuaikan dengan kurikulum nasional dan kebutuhan pendidikan masa kini.

Alat belajar tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari literasi, numerasi, sains, hingga bahasa Inggris.

Secara nasional, hingga akhir tahun 2026 program ini menargetkan distribusi alat belajar kepada sekitar 7.000 siswa di tujuh provinsi. Khusus di Gunungkidul, sebanyak 270 alat belajar telah disalurkan untuk mendukung proses pembelajaran 708 siswa sekolah dasar.

Guru, Orang Tua dan Komunitas Ikut Diberdayakan

Tidak hanya menyasar siswa, program “OREO Berbagi Seru” juga memperkuat kapasitas guru, orang tua, dan komunitas pendidikan melalui kegiatan School Roadshow yang berlangsung pada 22–25 Juli 2026.

Sebanyak 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas pendidikan di Gunungkidul mengikuti berbagai sesi pelatihan yang dikemas secara interaktif.

Pelatihan tersebut bertujuan memperkenalkan konsep pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memberikan panduan pemanfaatan alat belajar interaktif baik di sekolah maupun di rumah.

Program ini juga dinilai sejalan dengan inisiatif “Gunungkidul Smart Teaching” yang selama ini dijalankan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi guru, kepala sekolah, pengawas, dan praktisi pendidikan.

Guru dan Orang Tua Sambut Antusias

Guru SD Negeri Mentel 1, Endah Setyorini, mengaku memperoleh banyak inspirasi baru setelah mengikuti pelatihan yang diberikan dalam program tersebut.

Menurutnya, pembelajaran yang efektif bukan hanya membuat anak memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu membangun rasa percaya diri dan semangat belajar mereka.

“Melalui pelatihan ini kami mendapatkan banyak ide untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif, di mana anak-anak bisa belajar sambil bermain, berdiskusi, dan mengeksplorasi ide mereka,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga disampaikan Suryani, salah satu orang tua siswa yang mengikuti pelatihan. Ia mengaku semakin memahami pentingnya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di rumah.

“Saya jadi terinspirasi membuat alat belajar sederhana dari bahan-bahan yang ada di rumah agar anak lebih semangat belajar dan berani mencoba hal-hal baru,” katanya.

Dorong Lahirnya Lebih Banyak 'Bocah Pinter'

Gunungkidul menjadi kabupaten kelima yang disambangi program “OREO Berbagi Seru” setelah sebelumnya hadir di Kabupaten Lebak, Pangandaran, Tulang Bawang Barat, dan Purworejo.

Ke depan, OREO berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan komunitas dapat melahirkan lebih banyak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

“Semoga program ini mampu mendukung berbagai inisiatif pendidikan di Gunungkidul sehingga semakin banyak ‘Bocah Pinter’ yang tumbuh menjadi Generasi SERU dan siap bersaing di masa depan,” ujar Kevin.

Melalui semangat Hari Anak Nasional 2026, program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan nyata bagi pendidikan Indonesia, terutama dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi setiap anak. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Soni Haryono
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.