Lima Event Trail Run Satukan Kalender Nasional Lewat Indonesia Trail Run Series
TIMES Jogja/Lima race owner sepakat membentuk Indonesia Trail Run Series (ITRS), sebuah kolaborasi nasional yang dirancang untuk memperkuat ekosistem lomba lari trail

Lima Event Trail Run Satukan Kalender Nasional Lewat Indonesia Trail Run Series

Lima race owner membentuk Indonesia Trail Run Series pada 14 Februari 2026 di Yogyakarta. Kolaborasi ini menghadirkan sistem poin nasional, standarisasi keselamatan, dan penguatan sport tourism Indonesia.

TIMES Jogja,Rabu 25 Februari 2026, 11:27 WIB
834
W
Wahyu Nurdiyanto

YOGYAKARTADunia trail run Indonesia memasuki babak baru. Di tengah penyelenggaraan Coast to Coast Ultra di Yogyakarta, lima race owner sepakat membentuk Indonesia Trail Run Series (ITRS), sebuah kolaborasi nasional yang dirancang untuk memperkuat ekosistem lomba lari trail sekaligus mendorong Indonesia sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Kesepakatan tersebut dicapai pada Sabtu (14/2/2026), bertepatan dengan rangkaian Coast to Coast Ultra (14–15 Februari 2026). Lima event penggagasnya adalah Coast to Coast Ultra – Yogyakarta, Bali Trail Running Ultra – Bali, Dieng Caldera Race – Wonosobo, MANTRA116 – Pasuruan, dan Siksorogo Lawu Ultra – Tawangmangu.

Kelima ajang tersebut selama ini tumbuh dari basis komunitas dengan karakter lanskap berbeda, mulai dari pesisir dan perbukitan, dataran tinggi vulkanik, hingga pegunungan tropis. Kini, mereka disatukan dalam satu payung kolaborasi nasional.

Dari Kolaborasi Komunitas ke Sistem Nasional

Indonesia Trail Run Series lahir dari diskusi panjang para penyelenggara yang melihat perlunya sistem terintegrasi. Selama ini, dukungan antarkomunitas berjalan secara organik, namun belum memiliki struktur nasional yang mampu mengoptimalkan dampak bagi atlet, sponsor, maupun destinasi.

Perwakilan Coast to Coast Ultra – Yogyakarta, Ikhsan Sitaryadi, menyatakan bahwa kolaborasi ini tidak bersifat simbolik. Menurutnya, ITRS dirancang sebagai sistem berkelanjutan dengan arah kompetisi yang jelas bagi atlet serta standar bersama bagi penyelenggara.

Sistem Poin dan Musim Kompetisi

Dalam skema ITRS, satu kategori dari masing-masing event akan dilabeli sebagai bagian dari series. Setiap hasil lomba akan dikonversi ke dalam sistem poin, sehingga performa pelari terukur secara objektif sepanjang musim.

Perwakilan Bali Trail Running Ultra, Agus Yudha, menjelaskan bahwa format series mengubah pola kompetisi. Pelari tidak lagi hanya berfokus pada satu lomba, melainkan menjalani satu musim kompetisi dengan dinamika dan strategi berbeda.

Ivan dari MANTRA116 – Pasuruan menambahkan bahwa sistem ini diharapkan menciptakan pertumbuhan yang sehat bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk atlet dan sponsor.

Kalender series telah disusun sepanjang tahun: Februari di Yogyakarta, Mei di Bali, Juni di Wonosobo, Juli di Pasuruan, dan Desember di Tawangmangu. Pola ini secara tidak langsung membentuk kalender sport tourism nasional yang berkelanjutan.

Dampak Ekonomi dan Sport Tourism

ITRS juga memposisikan diri sebagai penggerak ekonomi daerah. Setiap event berlangsung di destinasi dengan kekuatan geografis dan budaya yang khas.

Mahendratta dari Dieng Caldera Race – Wonosobo menilai trail run memiliki efek berganda bagi ekonomi lokal. Berdasarkan data internal penyelenggara, mayoritas peserta ultra trail berasal dari luar kota dan sebagian dari luar negeri, dengan rata-rata masa tinggal 2–4 malam. Dampaknya dirasakan sektor akomodasi, kuliner, transportasi, hingga UMKM.

Agus Yudha menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan lanskap—gunung, hutan, dan garis pantai—yang dapat menjadi daya tarik global jika dikemas dalam satu narasi series nasional.

Standarisasi dan Daya Saing Internasional

Salah satu agenda utama ITRS adalah penyelarasan standar keselamatan dan manajemen lomba, mulai dari penandaan jalur, manajemen risiko, dukungan medis, hingga pengalaman pelari.

Ivan dari MANTRA116 menyebut ambisi mereka adalah menjadi rujukan regional. Menurutnya, pelari internasional yang datang ke Indonesia harus merasakan standar yang sejajar dengan event dunia. Ke depan, tidak tertutup kemungkinan event dari kawasan ASEAN bergabung dalam series ini.

Standarisasi tersebut juga dinilai penting untuk meningkatkan nilai komersial dan menarik sponsor nasional maupun global.

Fondasi Komunitas dan Keberlanjutan

Meski mengarah pada profesionalisme, penyelenggara menegaskan bahwa fondasi trail run Indonesia tetap berbasis komunitas.

Ade Chandra dari Dieng Caldera Race menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong. Sistem yang lebih rapi, menurutnya, justru menjadi instrumen untuk melindungi nilai-nilai komunitas.

ITRS juga berkomitmen pada edukasi dan safety awareness. Mengingat trail run merupakan olahraga alam terbuka dengan risiko cuaca ekstrem, navigasi teknikal, dan beban fisik kategori ultra, standar minimum penyelenggaraan menjadi kesepakatan bersama.

Furqoni dari Siksorogo Lawu Ultra – Tawangmangu menegaskan bahwa tujuan mereka bukan sekadar membangun event besar, melainkan ekosistem yang kuat dan berkelanjutan, termasuk regenerasi atlet muda nasional.

Menuju Identitas Nasional Trail Run

Indonesia memiliki potensi geografis besar sebagai destinasi trail run internasional. Namun, tanpa sistem yang terintegrasi, potensi tersebut sulit berkembang optimal.

Indonesia Trail Run Series hadir sebagai upaya menyatukan kalender, menyelaraskan standar, membangun jalur prestasi, serta memperkuat daya tarik destinasi dalam satu visi nasional.

Kesepakatan di Yogyakarta pada 14 Februari 2026 menjadi penanda dimulainya langkah kolektif tersebut—sebuah upaya menjadikan trail run Indonesia tumbuh secara terstruktur, aman, dan berdaya saing global. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Wahyu Nurdiyanto
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.