Kebanjiran Pesanan, Produksi Amplop Lebaran Unik dari Kulonprogo Yogyakarta Dikebut
Permintaan amplop Lebaran dengan desain unik melonjak tajam, membuat rumah produksi Ry Production bekerja ekstra memenuhi kebutuhan pasar.
YOGYAKARTA – Tradisi berbagi uang saat Idulfitri membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM di Kulonprogo, Yogyakarta.
Permintaan amplop Lebaran dengan desain unik melonjak tajam, membuat rumah produksi Ry Production bekerja ekstra memenuhi kebutuhan pasar.
Sejak awal Ramadan, pesanan terus berdatangan dari berbagai daerah. Rohmanto, pemilik Ry Production, mengatakan tren desain kekinian menjadi faktor utama meningkatnya minat pembeli tahun ini.
“Model yang mengikuti tren membuat permintaan terus bertambah dibanding tahun lalu,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Model 3D dan Desain Viral Jadi Favorit
Jika sebelumnya amplop polos sederhana lebih diminati, kini konsumen berburu desain kreatif.
Model 3D, bentuk permen, hingga desain 'uang gepokan' yang ramai di media sosial menjadi produk paling dicari.
Strategi mengikuti tren pasar inilah yang membuat usaha amplop Lebaran tersebut mampu bertahan lebih dari satu dekade.
Kreativitas desain dinilai menjadi pembeda di tengah ketatnya persaingan produk serupa.
Meski permintaan meningkat, kapasitas produksi menjadi tantangan tersendiri.
Saat ini, Ry Production hanya melayani penjualan dari stok tersedia dan menghentikan sementara sistem pre-order karena keterbatasan tenaga kerja di bagian pengeliman.
Serap Tenaga Kerja, Distribusi Tembus Luar Pulau
Usaha musiman ini juga berdampak pada perekonomian warga sekitar. Sebanyak 22 pekerja muda terlibat dalam proses produksi, mulai dari percetakan hingga pengemasan.
Tahap pengeliman yang membutuhkan ketelitian turut melibatkan ibu-ibu di lingkungan sekitar.
Dengan harga kompetitif dan peluang keuntungan bagi reseller, jaringan distribusi produk kini telah menjangkau Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan, hingga Sumatera.
Salah satu pembeli, Sintia, mengaku memilih berbelanja lebih awal karena khawatir kehabisan stok. Menurutnya, desain unik dengan harga terjangkau menjadi daya tarik utama.
Bagi Rohmanto, amplop Lebaran bukan sekadar produk musiman, tetapi juga bagian dari roda ekonomi lokal yang terus bergerak setiap Ramadan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



