Dinkes Yogyakarta Ingatkan Risiko Pancaroba, Warga Diminta Jaga Cairan dan Aktif Bergerak
Dinkes Kota Yogyakarta imbau masyarakat menjaga asupan cairan dan rutin olahraga di masa pancaroba. Perbanyak buah dan sayur, batasi minuman es.
YOGYAKARTA – Cuaca yang tak menentu di masa pancaroba menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta. Masyarakat diminta lebih waspada dengan menjaga asupan cairan tubuh dan tetap aktif berolahraga guna mencegah gangguan kesehatan.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu, mengatakan salah satu langkah sederhana namun krusial adalah memastikan tubuh tidak kekurangan cairan.
Menurutnya, kebiasaan minum air putih secara rutin perlu diterapkan, meski tubuh belum merasakan haus. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan cairan, terutama saat peralihan menuju musim kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kecukupan air putih setiap hari,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Ia juga menyarankan agar konsumsi minuman dingin atau es tidak berlebihan karena dapat berdampak pada kondisi kesehatan di tengah perubahan cuaca yang ekstrem.
Selain menjaga hidrasi, aktivitas fisik juga menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Masyarakat dianjurkan untuk berolahraga minimal 30 menit setiap hari. Alternatif lainnya, olahraga bisa dilakukan dua hingga tiga kali dalam sepekan dengan durasi sekitar satu jam.
Tren olahraga lari yang belakangan marak di tengah masyarakat pun dinilai sebagai aktivitas positif, selama dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing.
Tak hanya itu, pola makan sehat juga perlu diperhatikan. Konsumsi buah dan sayur, terutama yang mengandung banyak air, dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus menjaga kebugaran tubuh.
“Perbanyak buah dan sayur, khususnya yang tinggi kandungan air,” tambahnya.
Dinkes berharap, dengan pola hidup sehat yang konsisten, masyarakat dapat tetap bugar dan terhindar dari berbagai penyakit yang kerap muncul di musim pancaroba. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

