Selama Ramadan, Siswa TK-SMP di Kota Yogyakarta Pulang Lebih Awal
TIMES Jogja/Ilustrasi anak sekolah (FOTO: ANTARA)

Selama Ramadan, Siswa TK-SMP di Kota Yogyakarta Pulang Lebih Awal

Selama Ramadan, alokasi waktu setiap jam pelajaran dikurangi lima menit untuk semua jenjang, termasuk TK, SD, SMP, dan PKBM sederajat.

TIMES Jogja,Selasa 17 Februari 2026, 19:05 WIB
2.5K
A
A. Tulung

YOGYAKARTASelama bulan Ramadan 1447 H/2026, siswa TK hingga SMP di Kota Yogyakarta akan pulang lebih awal dan kegiatan ekstrakurikuler ditiadakan.

Kebijakan ini diterapkan sebagai upaya menyesuaikan jadwal pembelajaran dengan waktu ibadah, sekaligus memberi ruang bagi siswa mengikuti aktivitas keagamaan yang bermanfaat.

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta mengeluarkan surat edaran menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Nomor 100.3.4/366 Tahun 2026 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadan.

Kepala Disdikpora, Budi Santosa Asrori, menjelaskan bahwa alokasi waktu setiap jam pelajaran dikurangi lima menit untuk semua jenjang, termasuk TK, SD, SMP, dan PKBM sederajat.

Sebagai contoh, mata pelajaran SMP yang biasanya berlangsung 40 menit menjadi 35 menit, SD dari 35 menit menjadi 30 menit, dan TK dari 30 menit menjadi 25 menit.

Selain pengurangan jam pelajaran, Disdikpora juga mendorong sekolah untuk menyelenggarakan kegiatan positif selama Ramadan, seperti tadarus Al-Quran, pesantren kilat, dan kajian keislaman untuk meningkatkan iman, akhlak dan kepemimpinan siswa.

“Bagi siswa non-Muslim dianjurkan mengikuti kegiatan keagamaan sesuai agama masing-masing,” jelas Budi, Selasa (17/2/2026).

Terkait libur, siswa menjalani kegiatan belajar mandiri di rumah mulai 18-20 Februari 2026, sebelum kembali masuk sekolah pada 23 Februari hingga 16 Maret 2026.

Masa libur Idul Fitri berlangsung sepuluh hari, 17–27 Maret 2026, dan sekolah kembali dibuka pada 30 Maret 2026.

Budi mengimbau orang tua untuk aktif membimbing anak selama libur agar tetap melakukan kegiatan yang positif.

Kepala SDN Gedongtengen, Dianing Kurniastuti, menambahkan, selama Ramadan siswa kelas 5–6 pulang paling lambat pukul 11.30 dari Senin hingga Kamis, sedangkan siswa kelas 1–4 pulang lebih awal. Hari Jumat semua kelas pulang lebih awal dari jam biasanya.

“Ekstrakurikuler ditiadakan selama Ramadan, berbeda dengan bulan biasa yang bisa sampai pukul 15.00,” terang Dianing.

Kebijakan ini diharapkan dapat membantu siswa menyeimbangkan belajar dengan ibadah selama Ramadan, sekaligus memberi ruang bagi kegiatan keagamaan yang mendidik dan membangun karakter. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:A. Tulung
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.