Tanah Gerak di Bantul, 1 Rumah Roboh dan Belasan Rusak Berat, Kerugian Capai Rp4 M
TIMES Jogja/Kondisi rumah mengalami longsor akibat tanah bergerak. (Foto: BPBD Bantul)

Tanah Gerak di Bantul, 1 Rumah Roboh dan Belasan Rusak Berat, Kerugian Capai Rp4 M

Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka.

TIMES Jogja,Senin 9 Maret 2026, 17:55 WIB
74
S
Soni Haryono

BANTULBencana tanah gerak terjadi di kawasan Perumahan Taman Semesta Asri, Dusun Guwo RT 03, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

 Akibat kejadian tersebut, satu rumah dilaporkan roboh dan sedikitnya 19 rumah lainnya mengalami rusak berat hingga tidak dapat dihuni.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, mengatakan peristiwa tersebut dipicu hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Pajangan sehingga memicu pergerakan tanah di area perumahan.

“Tanah mengalami penurunan sekitar 2,5 meter sehingga berdampak pada bangunan di sekitarnya. Total terdapat 20 rumah yang terdampak, satu di antaranya roboh dan sisanya rusak berat,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Meski menyebabkan kerusakan cukup besar, dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. BPBD Bantul mencatat sedikitnya delapan kepala keluarga atau 22 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Untuk mengurangi genangan air di sekitar lokasi, pihak pengembang perumahan bersama petugas menggunakan excavator guna membuka saluran air yang sebelumnya tertutup.

Antoni menjelaskan, pergerakan tanah masih berpotensi meluas mengingat kondisi wilayah masih berada pada musim penghujan. Karena itu, warga diminta menjauhi area berbahaya dan sementara waktu mengungsi demi keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta terus berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), lembaga terkait, dan jejaring relawan,” katanya.

BPBD Bantul juga menunggu hasil kajian lebih lanjut dari Badan Geologi untuk memastikan kondisi tanah di kawasan tersebut serta menentukan langkah penanganan berikutnya.

Sementara itu, estimasi kerugian akibat bencana tanah bergerak ini diperkirakan mencapai sekitar Rp4 miliar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Soni Haryono
|
Editor:Bambang H Irwanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.