Dari Sungai ke Kolam Bioflok, Pakarti Gunungkidul Raup Bantuan Rp 215 Juta untuk Budidaya Ikan
TIMES Jogja/Ilustrasi - Kolam Bioflok (FOTO: Pradipta)

Dari Sungai ke Kolam Bioflok, Pakarti Gunungkidul Raup Bantuan Rp 215 Juta untuk Budidaya Ikan

Pakarti Ngawu, komunitas pemuda pemerhati sungai, berkembang jadi kelompok budidaya lele bioflok Rp215 juta dan kembangkan sistem terpadu ramah lingkungan.

TIMES Jogja,Jumat 27 Februari 2026, 18:57 WIB
404
A
A. Tulung

GUNUNGKIDULBerawal dari kolam sederhana di tepi aliran Sendang Mbah Jenggot, Paguyuban Pemerhati Kali (Pakarti) di Padukuhan Ngawu, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen, kini berkembang menjadi kelompok budidaya ikan air tawar yang diperhitungkan. Kiprah pemuda desa ini bahkan berbuah dukungan bantuan pemerintah senilai Rp 215 juta.

Didirikan pada 2018, Pakarti memulai usaha dari satu kolam berukuran 4 x 48 meter untuk pembenihan ikan air tawar. Hasil panen yang konsisten mendorong mereka memperluas usaha dengan membangun empat kolam tambahan berukuran 20 x 20 meter guna meningkatkan kapasitas produksi.

Perkembangan tersebut menarik perhatian Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra, Siti Hediati Soeharto, yang menyalurkan bantuan untuk penguatan usaha. Dana Rp 215 juta itu digunakan membangun delapan kolam bioflok lele, pengadaan 20 ribu benih, pakan untuk tiga bulan, obat-obatan, serta genset penunjang operasional.

Ketua Pakarti, Dwi Margarena, mengaku dukungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi anggota yang mayoritas anak muda desa.

“Awalnya kami hanya ingin memanfaatkan potensi sungai di kampung. Sekarang, bantuan ini membuat kami semakin yakin untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan anggota,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Kembangkan Sistem Terpadu Ramah Lingkungan

Tak berhenti di sektor perikanan, Pakarti menyiapkan inovasi lanjutan. Pembina Pakarti, Yudi Basiyo, menjelaskan pihaknya akan mengolah limbah air kolam lele menjadi media nutrisi untuk budidaya sayuran hidroponik.

Menurutnya, sistem tersebut akan menciptakan pertanian terpadu yang lebih ramah lingkungan sekaligus menambah nilai ekonomi.

Inisiatif ini diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi berbasis pemuda desa sekaligus menjaga kelestarian sumber air di kawasan Ngawu.

Dengan pendekatan gotong royong dan inovasi berkelanjutan, Pakarti membuktikan potensi lokal yang dikelola serius mampu tumbuh dan menarik dukungan nyata. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:A. Tulung
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.