Jelang Idul Fitri 2026, Pemkot Yogyakarta-Bulog Salurkan Beras dan Minyakita ke Warga
Pemkot Yogyakarta dan Bulog menyalurkan bantuan beras dan minyakita untuk warga. (FOTO: Pemkot Jogja for TIMES Indonesia)

Jelang Idul Fitri 2026, Pemkot Yogyakarta-Bulog Salurkan Beras dan Minyakita ke Warga

Pemkot Yogyakarta dan Bulog DIY salurkan bantuan CPP berupa beras dan minyak goreng bagi 25.828 keluarga penerima manfaat untuk ringankan beban jelang Idulfitri 2026.

TIMES Jogja,Rabu 11 Maret 2026, 21:40 WIB
1.2K
S
Soni Haryono

YOGYAKARTAMenjelang perayaan Idul Fitri 2026, Pemkot Yogyakarta bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat yang membutuhkan. Program bantuan ini berupa beras dan minyak goreng yang ditujukan untuk membantu meringankan beban warga, terutama saat kebutuhan pokok meningkat menjelang Lebaran.

Penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026 tersebut dimulai pada Rabu (11/3/2026) di Kelurahan Purwokinanti, Kota Yogyakarta. Di wilayah ini, total bantuan yang disalurkan mencapai 6.360 kilogram beras dan 1.272 liter minyak goreng bagi warga penerima manfaat.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Yogyakarta, Kadri Renggono, menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara Bulog dan berbagai instansi terkait yang telah memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.

Menurutnya, program bantuan pangan merupakan agenda rutin pemerintah pusat untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat penerima. Apalagi saat menjelang Idulfitri biasanya kebutuhan rumah tangga meningkat, sehingga bantuan beras dan minyak goreng ini sangat membantu,” ujar Kadri saat meninjau penyaluran bantuan di Purwokinanti.

Ia menambahkan bahwa persoalan pangan tidak hanya terkait ketersediaan bahan makanan, tetapi juga menyangkut aspek keterjangkauan harga dan pemerataan distribusi di masyarakat. Karena itu, peran Cadangan Pangan Pemerintah menjadi sangat penting dalam menjaga stabilitas pangan.

Pemkot Yogyakarta sendiri mendukung penuh program tersebut melalui koordinasi dengan dinas terkait yang ikut mendampingi proses distribusi bantuan agar tepat sasaran.

Kadri menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pangan akan dilakukan secara bertahap di seluruh kelurahan di Kota Yogyakarta hingga akhir Maret 2026.

“Hari ini dimulai dari Kelurahan Purwokinanti dan selanjutnya akan dilaksanakan di kelurahan lainnya di seluruh Kota Yogyakarta. Targetnya selesai hingga akhir Maret,” jelasnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil DIY, Dedi Aprilyadi, menjelaskan bahwa Bulog mendapatkan penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat penerima bantuan.

Di Kota Yogyakarta, jumlah penerima bantuan tercatat mencapai 25.828 keluarga penerima manfaat.

Setiap penerima memperoleh bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng Minyakita untuk setiap alokasi. Karena penyaluran kali ini mencakup dua alokasi sekaligus, yakni Februari dan Maret, maka setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan setiap bulan di Kota Yogyakarta mencapai 258.280 kilogram beras serta 51.656 liter minyak goreng Minyakita.

“Perum Bulog Kanwil Yogyakarta mendapatkan penugasan dari Badan Pangan Nasional untuk menyalurkan cadangan pangan pemerintah kepada masyarakat penerima bantuan berupa beras dan minyak goreng,” terang Dedi.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Salah satu warga Purwokinanti yang menerima bantuan, Sri Miraningsih, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah tersebut.

Menurutnya, bantuan beras dan minyak goreng sangat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan belanja biasanya meningkat.

“Alhamdulillah sangat membantu. Setidaknya bisa mengurangi biaya belanja kebutuhan menjelang Lebaran,” ujar Sri.

Ia pun berharap program bantuan pangan seperti ini dapat terus berlanjut karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan dukungan pemerintah di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Melalui penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi dan daya beli warga tetap terjaga, sehingga perayaan Idulfitri dapat dirasakan dengan lebih tenang oleh masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Soni Haryono
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.