BPK Sleman Siap Dukung Pemeriksaan BPK DIY, Bupati Harda: Data Harus Transparan dan Akurat
Suasana entry meeting pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan BMD oleh BPK DIY. (FOTO: Pemkab Sleman for TIMES Indonesia)

BPK Sleman Siap Dukung Pemeriksaan BPK DIY, Bupati Harda: Data Harus Transparan dan Akurat

xPemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya saat membuka entry meeting pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan

TIMES Jogja,Rabu 3 September 2025, 22:32 WIB
11.4K
A
A. Tulung

YOGYAKARTAPemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal tersebut disampaikan Bupati Sleman Harda Kiswaya saat membuka entry meeting pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) oleh Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi DIY (BPK DIY) di Ruang Rapat Sembada, Rabu (3/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta seluruh perangkat daerah untuk kooperatif terhadap tim pemeriksa.

“Saya minta semua kepala OPD memberikan data dan informasi yang benar, akurat, dan lengkap. Dengan sikap terbuka, hasil pemeriksaan dapat sesuai harapan dan bermanfaat bagi peningkatan tata kelola BMD,” ujar Harda.

Ia menambahkan, pemeriksaan pendahuluan ini hendaknya menjadi momentum evaluasi sekaligus pembelajaran bersama agar pengelolaan aset daerah lebih tertib dan bermanfaat.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi DIY, Agustin Sugihartatik, menyambut baik komitmen tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kali ini berfokus pada kepatuhan pengelolaan BMD dengan tahapan yang cukup panjang.

Pemeriksaan pendahuluan akan berlangsung sejak 3-27 September 2025, dilanjutkan konsinyering tahap I dan II, pemeriksaan terinci, hingga penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dijadwalkan pada 19 Desember 2025.

Agustin menjelaskan, dari 11 ruang lingkup pengelolaan BMD, pemeriksaan tahun ini dipusatkan pada lima aspek utama: penggunaan aset, pemanfaatan, pemindahtanganan, penatausahaan, serta pengamanan dan pemeliharaan.

“Kami ingin memastikan seluruh aset yang dimiliki daerah benar-benar digunakan dan tidak ada yang terbengkalai, termasuk aset yang bersumber dari pemerintah pusat,” terangnya.

Selama pemeriksaan berlangsung, tim BPK DIY akan berkantor di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:A. Tulung
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jogja, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.