Kerontjong Pesisir 2026 di Bantul Gaungkan Senandung Muda-Mudi di Pantai Cangkring
Ilustrasi - Poster Festival Kerontjong Pesisir 2026. (Foto: Dinas Pariwisata Bantul for TIMES Indonesia)

Kerontjong Pesisir 2026 di Bantul Gaungkan Senandung Muda-Mudi di Pantai Cangkring

Festival Kerontjong Pesisir 2026 di Pantai Cangkring hadirkan keroncong generasi muda, kolaborasi komunitas sastra dan janur, serta promosi UMKM lokal dalam satu rangkaian acara.

TIMES Jogja,Selasa 16 Juni 2026, 13:47 WIB
2.9K
S
Soni Haryono

BANTULFestival Kerontjong Pesisir 2026 kembali digelar oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul dengan mengusung tema "Gita Yuvaka-Yuvatinam" atau "Senandung Muda-Mudi".

 Kegiatan yang didukung Dana Keistimewaan tersebut akan berlangsung di Pantai Cangkring, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, pada Sabtu (20/6/2026) mulai pukul 10.00 WIB. Festival ini menjadi penyelenggaraan kelima sejak pertama kali digelar di Kabupaten Bantul.

Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan tema tahun ini sengaja dipilih untuk menampilkan semangat generasi muda dalam melestarikan musik keroncong. 

Sejumlah kelompok musik keroncong muda yang tergabung dalam HAMKRI Bantul akan tampil memeriahkan acara, di antaranya Dapur Musik, Kharisma Keroncong, dan Keroncong Moeda Birama.

"Melalui tema Senandung Muda-Mudi, kami ingin menunjukkan bahwa musik keroncong tetap diminati dan dapat menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda Bantul," kata Markus, Selasa (16/6/2026).

Selain pertunjukan musik, festival ini juga menghadirkan kolaborasi dengan berbagai komunitas kreatif di Bantul. Komunitas sastra akan menggelar workshop menulis puisi, geguritan, cerpen, dan cerkak yang dilanjutkan dengan pementasan sastra bertajuk OK Irama Baru Bersastra.

 Sementara itu, komunitas janur bersama Sahabat Difabel Janur akan memberikan edukasi pembuatan berbagai kerajinan berbahan janur.

Markus menambahkan, Kerontjong Pesisir 2026 juga menjadi ajang promosi produk UMKM lokal. Berbagai kuliner khas dan produk kreatif masyarakat akan ditampilkan selama acara berlangsung.

 "Masyarakat cukup membayar tiket masuk kawasan pantai sebesar Rp 15 ribu untuk menikmati pertunjukan keroncong, aktivitas komunitas, produk UMKM, sekaligus panorama Pantai Cangkring dalam satu rangkaian kegiatan," ujarnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Soni Haryono
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.