Hujan di Hulu Picu Sampah Menumpuk di DAM Winongo, Pengairan Sawah di Bantul Terimbas
Petugas UPTD Winongo DPUPKP Bantul saat melakukan pembersihan tumpukan sampah di Sungai Winongo, Bantul (FOTO: Harian Jogja)

Hujan di Hulu Picu Sampah Menumpuk di DAM Winongo, Pengairan Sawah di Bantul Terimbas

Fenomena sampah kiriman ini kerap terjadi ketika hujan deras turun di wilayah hulu, khususnya saat hujan pertama setelah musim kemarau.

TIMES Jogja,Selasa 19 Mei 2026, 19:49 WIB
1.4K
A
A. Tulung

BANTULHujan deras yang mengguyur kawasan hulu Sungai Winongo di wilayah Sleman menyebabkan material sampah terbawa arus dan menumpuk di DAM Winongo, Glondong, Tirtonirmolo, Kasihan, Kabupaten Bantul.

Akibatnya, aliran air menuju jaringan irigasi pertanian sempat terganggu.

Tumpukan material berupa bambu, ranting pohon, kayu hingga sampah plastik terlihat memenuhi sebagian area bendungan yang berada di barat Pasar Niten.

Volume sampah yang besar membuat petugas harus melakukan pembersihan selama dua hari terakhir.

Petugas Operasional Harian UPTD Winongo DPUPKP Bantul, Yuni Purwaka mengatakan fenomena sampah kiriman ini kerap terjadi ketika hujan deras turun di wilayah hulu, khususnya saat hujan pertama setelah musim kemarau.

“Biasanya setelah kemarau panjang lalu turun hujan, volume sampah yang terbawa arus cukup banyak,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Distribusi Air Irigasi Sempat Terhambat

Penumpukan sampah tidak hanya membuat kawasan sungai terlihat kumuh, tetapi juga berdampak pada kelancaran distribusi air untuk sektor pertanian.

Sungai Winongo menjadi salah satu sumber utama pasokan air bagi saluran irigasi di wilayah Bantul, termasuk Daerah Irigasi (DI) Merdiko.

Saat sampah menutup sebagian aliran sungai, pasokan air menuju saluran irigasi ikut tersendat sehingga petugas harus mempercepat proses pembersihan.

Pembersihan dilakukan dengan memilah sampah plastik dan material yang masih dapat dimanfaatkan. Sedangkan material bambu dan kayu yang sulit dievakuasi dialirkan mengikuti arus sungai.

Belasan Bendungan Rawan Dipenuhi Sampah

Selain DAM Winongo, terdapat sedikitnya 13 bendungan di sepanjang aliran Sungai Winongo yang berpotensi mengalami penumpukan sampah saat musim hujan.

Juru Air UPTD Winongo DPUPKP Bantul, Suyadi menyebut bendungan tersebut meliputi Siraman, Dongkelan, Merdiko, Timbulrejo, Kemiri, Gempolan hingga Karang.

Ia menegaskan pembersihan dilakukan bertahap mulai dari hulu hingga hilir untuk menjaga kelancaran distribusi air.

Adapun DI Merdiko yang bergantung pada aliran Sungai Winongo memiliki panjang sekitar 10 kilometer dan mengairi lebih dari 400 hektare lahan pertanian di Bantul.

Sementara itu, volume sampah di DAM Winongo kali ini diperkirakan mencapai panjang sekitar 30 meter dengan lebar lima meter dan tinggi hingga tiga meter. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:A. Tulung
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.