BPBD Sleman Petakan Wilayah Rawan Angin Kencang saat Libur Lebaran 2026.
Tim Reaksi Cepat BPBD Sleman mengevakuasi pohon tumbang di ruas jalan wilayah Donoharjo, Ngaglik, Sleman. (FOTO: BPBD Sleman for TIMES Indonesia)

BPBD Sleman Petakan Wilayah Rawan Angin Kencang saat Libur Lebaran 2026.

BPBD Sleman siagakan personel 24 jam antisipasi cuaca ekstrem di lereng Merapi dan Prambanan selama libur Lebaran 2026.

TIMES Jogja,Kamis 19 Maret 2026, 22:25 WIB
4K
A
A. Tulung

YogyakartaMomentum libur Lebaran 2026 di Kabupaten Sleman memerlukan kewaspadaan tinggi. Potensi cuaca ekstrem masih mengancam sejumlah destinasi wisata, seiring prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut musim hujan berlangsung hingga akhir Maret.

Sejumlah kawasan wisata alam, seperti lereng Gunung Merapi dan perbukitan Prambanan, masuk dalam kategori rawan terdampak hujan lebat dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari tanah longsor hingga banjir di aliran sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Haris Martapa, menyatakan pihaknya telah menyiagakan personel selama 24 jam sejak beberapa hari terakhir hingga 24 Maret 2026.

“Wilayah yang perlu diwaspadai terkait angin kencang meliputi Kalasan, lereng Merapi, Minggir, dan Seyegan. Sementara hujan deras berpotensi berdampak pada kawasan wisata di aliran sungai yang berhulu dari Merapi,” ujar Haris, Kamis (19/3/2026).

Koordinasi dan Mitigasi Risiko

BPBD Sleman terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata serta pengelola objek wisata guna memastikan keselamatan pengunjung. Petugas di lapangan juga disiagakan untuk memberikan arahan langsung apabila terjadi potensi bahaya mendadak.

Pengelola wisata diminta melengkapi sarana mitigasi bencana, terutama di destinasi berbasis air, seperti penyediaan pelampung dan pemasangan rambu peringatan. Selain itu, kepatuhan wisatawan terhadap aturan keselamatan menjadi kunci utama yang harus diperhatikan.

Imbauan untuk Wisatawan

Wisatawan yang berkunjung selama libur Lebaran diimbau tetap waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan turun. Kewaspadaan juga diperlukan selama perjalanan menuju lokasi wisata guna menghindari titik rawan.

Meski demikian, kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Sleman dilaporkan dalam keadaan baik untuk menunjang arus wisata.

“Secara umum kondisi jalan sudah mulus. Kerusakan jalan yang sebelumnya ada, saat ini sudah banyak diperbaiki,” tambahnya.

Dengan kesiapsiagaan petugas dan dukungan berbagai pihak, aktivitas wisata selama Lebaran diharapkan tetap berjalan aman dan nyaman meski di tengah tantangan potensi cuaca ekstrem. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:A. Tulung
|
Editor:Deasy Mayasari

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.