Skandal Judi Bola Guncang Turki, Kompetisi Terancam Lumpuh
TIMES Jogja/Kantor Federasi Sepak Bola Turki menyatakan menangkan 8 orang terkait judi dan pengaturan skor di Liga Turki.

Skandal Judi Bola Guncang Turki, Kompetisi Terancam Lumpuh

Federasi Sepak Bola Turki (TFF) menangguhkan 1.024 pemain dari berbagai divisi untuk menjalani proses investigasi disipliner terkait dugaan pengaturan skor.

TIMES Jogja,Rabu 12 November 2025, 14:19 WIB
315.3K
W
Wahyu Nurdiyanto

JAKARTASepak bola Turki tengah diguncang skandal besar setelah otoritas setempat menangkap delapan orang dan menangguhkan lebih dari 1.000 pemain karena dugaan keterlibatan dalam praktik perjudian dan pengaturan skor.

Dikutip dari Aljazeera, penangkapan dilakukan pada Senin (10/11/2025) terhadap Ketua Klub Eyupspor, Murat Ozkaya, bersama tujuh orang lainnya. Eyupspor merupakan klub yang berlaga di kasta tertinggi Liga Super Turki. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Turki (TFF) menangguhkan 1.024 pemain dari berbagai divisi untuk menjalani proses investigasi disipliner.

Dari jumlah itu, 27 pemain berasal dari klub Liga Super, termasuk bek Galatasaray, Eren Elmali, yang juga memperkuat tim nasional Turki.

Galatasaray Tunggu Hasil Penyelidikan

Dalam pernyataannya, manajemen Galatasaray menyebut tengah memantau perkembangan kasus tersebut sambil menunggu hasil resmi penyelidikan.

Elmali sendiri membantah telah melakukan pelanggaran. Ia menjelaskan bahwa penangguhan dirinya berkaitan dengan taruhan yang dilakukan lima tahun lalu, bukan terhadap timnya sendiri, dan menegaskan bahwa sejak itu ia tidak lagi terlibat dalam aktivitas judi apa pun.

Mereka yang terjerat dalam kasus ini diduga terlibat penyalahgunaan wewenang dan pengaturan pertandingan, serta pelanggaran etika profesional lainnya.

Ratusan Wasit Terlibat Perjudian

Skandal ini mencuat pada akhir Oktober lalu, ketika TFF mengumumkan hasil penyelidikan internal yang mengungkap bahwa 371 dari 571 wasit aktif di liga profesional Turki memiliki akun taruhan, dan 152 di antaranya masih aktif berjudi.

Seorang wasit bahkan tercatat melakukan taruhan sebanyak 18.227 kali, sementara 42 wasit lainnya bertaruh lebih dari 1.000 kali pada pertandingan sepak bola. Beberapa lainnya hanya tercatat melakukan taruhan satu kali.

Akibat temuan tersebut, TFF telah menangguhkan 149 wasit dan asisten wasit lebih dulu pada awal bulan ini, sebelum menyasar pemain dari berbagai klub.

Kompetisi Turki Terancam Lumpuh

Sebagai dampak dari skandal ini, kompetisi divisi tiga dan empat di Turki, yang melibatkan lebih dari 900 pemain terduga pelanggar, telah ditangguhkan selama dua pekan terakhir.

Presiden TFF, Ibrahim Haciosmanoglu, menyebut kasus ini sebagai “krisis moral dalam sepak bola Turki”, dan berjanji akan menegakkan disiplin tanpa pandang bulu demi memulihkan integritas olahraga di negaranya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Wahyu Nurdiyanto
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.