Dramatis! PSS Sleman Paksa Garudayaksa ke Adu Penalti Usai Duel Sengit 2-2
PSS Sleman vs Garudayaksa FC di final Liga 2: 2-2 (extra time). Gustavo Tocantins cetak dua gol (61', 93'). Garudayaksa unggul lewat Alfin Faiz (23') dan penalti Everton (36'). Juara ditentukan adu penalti.
SLEMAN – Pertandingan final Championship Liga 2 antara PSS Sleman melawan Garudayaksa FC berlangsung dramatis hingga babak tambahan waktu. Duel panas yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (9/5/2026), harus ditentukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2.
Laga berjalan ketat sejak awal pertandingan. Garudayaksa FC tampil agresif dan sukses unggul lebih dulu melalui gol Alfin Faiz Kelilaw pada menit ke-23.
Keunggulan Garudayaksa bertambah setelah Everton Nascimento mencetak gol melalui titik penalti pada menit ke-36.
Skor 2-0 untuk Garudayaksa bertahan hingga turun minum.
Gustavo Tocantins Jadi Penyelamat PSS
Memasuki babak kedua, PSS Sleman tampil lebih menyerang dan mulai menekan pertahanan lawan.
Hasilnya, Gustavo Tocantins berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-61 setelah memanfaatkan peluang di depan gawang.
Saat pertandingan hampir berakhir, Gustavo kembali menjadi pahlawan bagi Super Elang Jawa lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-93.
Gol tersebut membuat ribuan suporter di Stadion Maguwoharjo bersorak dan memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak extra time.
Pada babak tambahan waktu, kedua tim saling menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
PSS Sleman sempat memperoleh beberapa kesempatan emas melalui serangan cepat dan situasi sepak pojok, namun belum mampu dikonversi menjadi gol tambahan.
Pertandingan Panas hingga Akhir Laga
Atmosfer pertandingan semakin panas sepanjang extra time. Wasit beberapa kali harus mengeluarkan kartu kuning akibat kerasnya duel antar pemain.
Garudayaksa FC juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat, tetapi pertahanan PSS Sleman masih mampu mengantisipasi.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 2-2 sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui babak adu penalti.
Pertandingan ini turut menghadirkan persaingan menarik antara pelatih Ansyari Lubis dan Widodo Cahyono Putro.
Beberapa pemain seperti Riko Simanjuntak, Andik Vermansyah, dan Gustavo Tocantins tampil menonjol dalam laga final yang berlangsung penuh tensi tersebut.
Duel sengit kedua tim pun menjadi hiburan menarik bagi ribuan penonton yang memadati Stadion Maguwoharjo. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

