Menguak Pesona Museum Affandi di Yogyakarta, Warisan sang Maestro yang Tak Lekang oleh Waktu
Suasana Museum Affandi di Yogyakarta, warisan sang Maestro. (FOTO: Yahya/TIMES Indonesia)

Menguak Pesona Museum Affandi di Yogyakarta, Warisan sang Maestro yang Tak Lekang oleh Waktu

Museum Affandi di Yogyakarta, rumah ratusan karya maestro Affandi, memadukan arsitektur unik, galeri seni, edukasi, dan suasana hijau yang menghadirkan pengalaman budaya tak terlupakan.

TIMES Jogja,Selasa 2 Juni 2026, 11:00 WIB
1.4K
S
Soni Haryono

YOGYAKARTADi antara deretan bangunan yang membentang di Jalan Laksda Adisucipto, Sleman, berdiri sebuah kompleks seni yang menjadi saksi perjalanan salah satu pelukis terbesar yang pernah dimiliki Indonesia. Tempat itu adalah Museum Affandi, sebuah ruang yang tidak hanya menyimpan karya seni bernilai tinggi, tetapi juga merekam jejak kehidupan dan pemikiran seorang maestro yang namanya dikenal hingga mancanegara.

Bagi pecinta seni dan budaya, Museum Affandi merupakan destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Yogyakarta. Keunikan arsitektur bangunannya, koleksi lukisan yang mengagumkan, hingga kisah inspiratif di balik pendiriannya menjadikan museum ini lebih dari sekadar tempat pameran karya seni.

Dibangun dari Semangat dan Perjuangan Seorang Seniman

Museum Affandi memiliki sejarah yang erat dengan perjalanan hidup Affandi Koesoema. Berbeda dengan banyak museum yang dibangun oleh pemerintah atau lembaga besar, museum ini lahir dari kerja keras sang pelukis sendiri.

Pada tahun 1962, Affandi memulai pembangunan galeri pertamanya menggunakan dana yang diperoleh dari hasil penjualan lukisan. Langkah tersebut menunjukkan betapa besar kecintaannya terhadap dunia seni dan keinginannya untuk mewariskan karya-karyanya kepada masyarakat.

Salah satu hal yang paling menarik perhatian pengunjung adalah desain bangunannya yang unik. Affandi merancang sendiri bentuk atap museum menyerupai pelepah daun pisang. Bentuk tersebut terinspirasi dari kenangan masa kecilnya ketika daun pisang digunakan sebagai pelindung dan peneduh anggota keluarganya yang sedang sakit.

Filosofi itu kemudian diwujudkan dalam arsitektur museum yang hingga kini menjadi ikon tersendiri di Yogyakarta.

Terus Berkembang Menjadi Pusat Seni Nasional

Seiring berjalannya waktu, Museum Affandi berkembang menjadi salah satu pusat seni rupa terpenting di Indonesia. Galeri pertama yang dibangun pada 1962 resmi diresmikan pada tahun 1974 oleh Direktur Jenderal Kebudayaan saat itu, Prof. Ida Bagus Mantra.

Untuk memastikan keberlanjutan pengelolaannya, Museum Affandi kemudian berada di bawah naungan Yayasan Affandi sejak tahun 1984.

Dukungan terhadap pelestarian warisan seni Affandi semakin kuat ketika pemerintah membantu pembangunan galeri kedua pada tahun 1987. Galeri tersebut kemudian diresmikan pada 9 Juni 1988 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Fuad Hasan.

Tidak berhenti di sana, Yayasan Affandi kembali melakukan pengembangan dengan membangun galeri ketiga pada tahun 1997. Fasilitas ini dilengkapi ruang pamer tambahan, ruang restorasi, area penyimpanan koleksi, kantor pengelola, hingga menara pandang yang menyuguhkan panorama Sungai Gajah Wong.

Galeri ketiga diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwana X pada 18 Mei 2000.

Menyimpan Ratusan Karya Bersejarah

article

Museum Affandi saat ini menjadi rumah bagi sekitar 300 lukisan dan sketsa karya Affandi yang dipamerkan secara berkala.

Koleksi tersebut menggambarkan perjalanan panjang sang maestro dalam dunia seni, mulai dari masa awal karier pada akhir 1930-an, era pendudukan Jepang, masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia, hingga karya-karya yang lahir saat dirinya melakukan perjalanan ke berbagai negara seperti India, Eropa, dan Amerika Serikat.

Setiap lukisan menghadirkan karakter khas Affandi yang dikenal dengan sapuan warna ekspresif dan teknik melukis yang unik. Karya-karyanya tidak hanya memotret realitas kehidupan, tetapi juga menyampaikan emosi dan pandangan mendalam tentang manusia dan lingkungan sekitarnya.

Selain karya Affandi, museum ini juga menyimpan koleksi dari sejumlah maestro seni rupa Indonesia lainnya, seperti Basoeki Abdullah, S. Sudjojono, Nyoman Tjokot, dan beberapa seniman ternama lainnya.

Wisata Edukasi yang Sarat Nilai Budaya

Keistimewaan Museum Affandi tidak hanya terletak pada koleksi lukisannya. Kawasan museum yang hijau dan teduh membuat pengunjung dapat menikmati pengalaman wisata yang nyaman dan menenangkan.

Salah satu bagian yang paling menarik adalah kamar pribadi Affandi yang masih dipertahankan sebagai bagian dari sejarah. Ruangan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan sang maestro semasa hidupnya.

Di area museum juga terdapat Café Loteng yang menjadi tempat favorit pengunjung untuk bersantai setelah menikmati berbagai koleksi seni.

Kombinasi antara seni, sejarah, edukasi, dan suasana alam yang nyaman membuat Museum Affandi menjadi destinasi yang cocok untuk keluarga, pelajar, mahasiswa, peneliti, hingga wisatawan mancanegara.

Pengalaman berkesan dirasakan banyak wisatawan yang datang ke Museum Affandi. Salah satunya disampaikan oleh Rowena Suryo Broto yang mengaku terkesan dengan suasana dan koleksi yang ada di museum tersebut.

"Tempat ini luar biasa. Stafnya ramah, koleksi lukisan dan patungnya sangat indah, ditambah arsitektur bangunannya yang unik. Sangat layak untuk dikunjungi," ungkap Rowena kepada TIMES Indonesia, Senin (1/6/2026).

Testimoni tersebut menjadi bukti bahwa Museum Affandi mampu menghadirkan pengalaman wisata budaya yang berbeda dari destinasi lainnya.

Menjaga Warisan Seni untuk Generasi Mendatang

Staf Pengelola Museum Affandi, Sri Hartini, mengatakan bahwa museum ini memiliki peran penting dalam menjaga peninggalan seni Affandi agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi masa depan.

"Di sinilah karya-karya dan jejak perjalanan Affandi Koesoema disimpan dan dirawat. Kami terus berupaya melestarikan warisan seni beliau agar dapat menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga menjadi pusat edukasi, penelitian, dan pengembangan apresiasi seni rupa Indonesia.

Hingga kini, Museum Affandi tetap menjadi salah satu ikon budaya Yogyakarta yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Di tengah pesatnya perkembangan zaman, museum ini menjadi pengingat bahwa karya seni bukan sekadar objek visual, melainkan bagian penting dari sejarah dan identitas bangsa.

Bagi siapa pun yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan seorang maestro besar Indonesia, Museum Affandi adalah tempat yang menawarkan pengalaman tak terlupakan sekaligus inspirasi tentang dedikasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap seni. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Soni Haryono
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Yogyakarta, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.