UMKM Indonesia Tembus 43 Negara, Ninja Cross Border Buka Peluang Ekspor Baru
Kabar menggembirakan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia.
YOGYAKARTA – Kabar menggembirakan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia.
Di tengah dorongan pemerintah untuk memperluas pasar ekspor, Ninja Xpress resmi meluncurkan layanan terbaru bertajuk Ninja Cross Border 'From Indonesia to the World'.
Layanan ini membuka akses pengiriman ke lebih dari 40 negara tujuan — melampaui pasar tradisional seperti Singapura dan Malaysia.
Langkah ini menjadi angin segar bagi UMKM yang ingin 'naik kelas' dan menembus pasar global, termasuk ke kawasan Asia Pasifik seperti Jepang dan Hong Kong, Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, hingga negara-negara Eropa Barat dan Amerika.
Indonesia saat ini memiliki sekitar 30,19 juta unit UMKM yang berkontribusi lebih dari 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Namun, kontribusi ekspor UMKM masih relatif kecil. Data Bank Indonesia mencatat pangsa ekspor non-migas UMKM baru mencapai 15,7 persen pada 2024.

Melihat peluang tersebut, kehadiran Ninja Cross Border menjadi solusi konkret untuk mendorong UMKM menembus pasar internasional tanpa hambatan logistik yang rumit.
“Melalui layanan ini, kami ingin membuka akses lebih luas bagi pelaku UMKM Indonesia untuk menjangkau pasar global dengan cara yang lebih sederhana dan efisien,” ujar M Yan Mallino, VP Head of Sales Ninja Xpress disela-sela ulang tahun Lincah, sebuah e-commer di Sleman City Hall (SCH) Yogyakarta, Minggu (26/4/2026).
Yogyakarta Jadi Titik Awal Ekspansi Global
Dipilihnya Yogyakarta sebagai lokasi peluncuran bukan tanpa alasan.
Kota ini dikenal sebagai pusat budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang memiliki ribuan UMKM inovatif, mulai dari kerajinan tangan, fesyen, kuliner, hingga produk kreatif berbasis storytelling.
Pertumbuhan UMKM di Yogyakarta juga terus menunjukkan tren positif, didukung oleh ekosistem pendidikan, digitalisasi, serta tingginya minat pasar terhadap produk bernuansa lokal.
Karakter produk yang kuat secara budaya menjadi nilai tambah yang membuat UMKM Yogyakarta dinilai sangat potensial untuk bersaing di pasar global
Ekspor Kini Lebih Mudah dan Terjangkau
Ninja Cross Border hadir dengan berbagai keunggulan yang dirancang untuk mempermudah proses ekspor bagi UMKM, bahkan dari skala kecil sekalipun. Layanan ini menawarkan sistem logistik yang efisien, transparan, dan mudah diakses.
Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan antara lain:
- Tarif Terjangkau & Pengiriman Cepat
Pengiriman internasional dimulai dari Rp35.000 untuk rute tertentu, dengan estimasi waktu pengiriman mulai dari 3 hari. - Minimum Pengiriman Rendah
UMKM bisa mulai ekspor hanya dengan berat minimal 0,5 kg. - Layanan Logistik End-to-End
Mulai dari penjemputan barang hingga pengurusan bea cukai ditangani secara menyeluruh. - Pelacakan Real-Time
Pengiriman dapat dipantau secara langsung di setiap tahap. - COD Lintas Negara
Tersedia opsi pembayaran di tempat (Cash on Delivery) untuk negara tertentu seperti Singapura dan Malaysia. - Biaya Transparan
Tidak ada biaya tersembunyi, dengan estimasi harga dan waktu yang jelas.
Potensi Produk UMKM Indonesia di Pasar Global
Dengan terbukanya akses ke lebih dari 43 negara, berbagai produk UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk diekspor.
Beberapa kategori produk yang dinilai potensial antara lain produk fesyen lokal seperti batik dan modest wear , kerajinan tangan berbasis budaya, produk kecantikan dan herbal alami, makanan ringan khas Indonesia, dan produk dekorasi rumah dan lifestyle.
Permintaan global terhadap produk unik, autentik, dan berkelanjutan menjadi peluang emas bagi UMKM Indonesia untuk bersaing di pasar internasional.
Dorongan Baru untuk Ekonomi Nasional
Ekspansi Ninja Cross Border ini tidak hanya membuka peluang bisnis bagi pelaku UMKM, tetapi juga berpotensi memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global.
Dengan dukungan logistik yang semakin canggih dan akses pasar yang luas, UMKM kini memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang, meningkatkan daya saing, dan membawa produk lokal ke panggung dunia.
“Dengan ekosistem yang tepat, kami yakin UMKM Indonesia mampu berkembang lebih cepat dan menjangkau lebih banyak negara,” tambah Mallino.
Peluncuran ini menjadi bukti bahwa UMKM Indonesia tidak lagi hanya bermain di pasar domestik, tetapi siap menjadi pemain global. Kini, dari Yogyakarta hingga seluruh penjuru negeri, produk lokal berpeluang mendunia. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

