Berita

1 Abad Nu, Akad Nikah di Gerobak Angkringan Expo UMKM Nahdliyin Yogyakarta

Kamis, 08 Desember 2022 - 23:04
1 Abad Nu, Akad Nikah di Gerobak Angkringan Expo UMKM Nahdliyin Yogyakarta Suasana nikah bersama dalam Harlah 1 Abad NU di Stadion Kridosono Yogyakarta. (FOTO: HPN DIY for TIMES Indonesia)

TIMES JOGJA, YOGYAKARTA – Sebanyak 6 pasangan muda melangsungkan pernikahan secara bersama-sama di acara Harlah 1 Abad NU (Nahdlatul Ulama) di Stadion Kridosono Yogyakarta, Kamis (8/12/2022). Di tempat yang sama juga sedang berlangsung kegiatan Expo UMKM Si Bakul Local Fest bertajuk Go Global Go Digital. Uniknya, akad nikah dilakukan di gerobak angkringan.

Kegiatan ini dimotori Himpunan Pengusaha NU (HPN) DIY, PWNU DIY bersama PW Banon NU bekerjasama dengan Fortais Indonesia Sewon. Sebelum melakukan akad nikah, 6 pasangan pengantin dari berbagai daerah ini mengikuti kirab yang dimulai dari Gedung Balai Pamungkas menuju Stadion Kridosono dengan iringan ratusan pemain hadrah pada pukul 12.30 WIB.

Para pasangan 'Nikah Bareng' tersebut dinikahkan oleh penghulu Kholis Asy’ari dari KUA Gondokusuman Kota Yogyakarta dibantu petugas pengecekan berkas dan disuport langsung oleh Kepala KUA Gondokusuman, Noerohini.

nikah-bersama-2.jpg

Acara 'Nikah Bareng' tersebut ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Rois Syuriah PWNU DIY KH Mas'ud Masduqi.

"Alhamdulillah acara nikah bareng yang diikuti 6 pasangan pengantin ini berjalan dengan lancar," ungkap Ketua Fortais Indonesia RM Ryan Budi Nuryanto.

Menurut Ryan, animo masyarakat untuk mengikuti 'Nikah Bareng' di Harlah 1 abad NU ini sangat tinggi. Tak hanya dari DIY, mereka datang dari penjuru luar DIY seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Jabodetabek, dan luar Jawa.

Diungkapkan, selama mengukti kegiatan ini para peserta tidak dikenai biaya. Sebaliknya, calon pengantin akan mendapatkan biaya nikah, dokumentasi gratis, pelaminan, mahar atau cincin kawin, seperangkat alat sholat produk UMKM, tasyakuran, rias tata busana muslimah gaung modern dari HARPI DPD DIY.

"Seluruh biaya nikah bersama ini ditanggung oleh panitia dan sponsor yang peduli dengan kegiatan ini," ungkapnya.

Uniknya, ada pasangan pengantin asal Bojonegoro yang langsung diantarkan oleh orangtuanya. Mereka adalah Wahyu dan Nur Afira. Sang wali datang ke Yogyakarta untuk melengkapi dokumen nikah hingga fitting baju pengantin dan cincin kawin. Hal itu dilakukan sang ayah agar ia ikut merasakan momentum kenangan terindang putranya yang menikah dalam rangka 1 abad NU.

nikah-bersama-3.jpg

"Insya Allah 'Nikah Bareng' ini barokah karena ada ribuan pengunjung yang ikut mendoakan para pengantin. Dan tentunya doa dan keberkahan dari para alim ulama. Ini momentum kali pertama di Indonesia nikah bersama dalam rangka 1 abad NU," tandas Ryan.

Ternyata acara ini tidak sekadar nikah bersama saja. Di tempat yang sama juga dilakukan penggalangan donasi untuk korban gempa di Cianjur. Para calon pengantin mengikuti kirab sambil mengumpulkan donasi untuk disumbangkan ke masyarakat Cianjur melalui PWNU DIY.

"Semoga, acara ini bisa meringankan beban saudara kita yang baru ditimpa musibah," harap Ryan.

Ketua DPW HPN DIY sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Expo UMKM Si Bakul Local Fest, Wawan Harmawan, mengatakan kegiatan expo selama lima hari yaitu tanggal 7 hingga 11 Desember 2022 dikemas dengan nuansa berbeda dibandingkan expo pada umumnya. Sebab, para peserta expo tidak dipungut biaya, begitu pula para pengunjung.

"Peserta expo ini gratis, para pengunjung juga gratis masuk ke dalam arena pameran. Acara ini sebagai ajang silaturahmi dan dapat memulikan perekonomian akibat adanya pandemi Covid-19. Termasuk peserta 'Nikah Bareng' juga gratis,” terang Wawan.

Ketua Panitia 1 Abad Nu wilayah DIY, Muhammad Mustafid, mengatakan momentun 1 abad NU ini dapat dijadikan spirit bagi NU dan warga nahdliyin untuk membangkitkan ekonomi di kalangan warga nahdliyin, NU, dan masyarakat secara umum. Juga momentum berbagi kebahagiaan membantu meringankan saudara kita melalui menikah secara gratis.

"Semoga peserta 'Nikah Bareng' ini nanti menjadi keluarga sakinah, mawadah, warrohmah,” terang Gus Mustafid.

Penyelenggaraan acara ini juga didukung oleh Dinas Koperasi dan UMKM Pemda DIY, Kemenag DIY, HARPI DPD DIY dan media online TIMES Indonesia. (*)

Pewarta : Hendro Setyanto Baskoro (MG-230)
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jogja just now

Welcome to TIMES Jogja

TIMES Jogja is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.