https://jogja.times.co.id/
Olahraga

CTC Night Trail Ultra 2026, Ribuan Pelari Siap Taklukkan Lomba Trail Malam Berbasis Pantai

Kamis, 08 Januari 2026 - 14:02
Satu Dekade CTC Night Trail Ultra: 5.600 Pelari Tantang Jalur Ikonik Pantai to Pantai Memasuki usia 10 tahun CTC Night Trail Ultra kembali menghadirkan rute menantang sepanjang pantai Parangtritis, Yogyakarta.

TIMES JOGJA, YOGYAKARTA – Coast to Coast (CTC) Night Trail Ultra 2026 siap memasuki usia satu dekade. Event lari lintas alam malam hari yang menjadi ikon sport tourism Tanah Air itu kembali digelar dengan persiapan matang dan minat peserta yang tinggi.

Komite CTC Night Trail Ultra, Ikhsan Sityardi, menyatakan total 5.888 pendaftar dan sekitar 5.600 pelari dipastikan menjadi peserta resmi pada lomba yang digelar pada 14-15 Februari 2026 mendatang. Kategori 30K menjadi yang paling diminati dengan hampir 1.500 pelari.

Jalur Pantai ke Pantai Jadi Ciri Khas

CTC dikenal melalui konsep start dan finish di pantai, menawarkan pengalaman fisik dan visual yang unik. Peserta akan melintasi lanskap ikonik Yogyakarta, termasuk gumuk pasir Parangtritis—yang hanya terdapat di Parangtritis dan Meksiko—serta Bukit Paralayang dan Goa Jepang.

“Banyak pelari akan melewati spot-spot ikonik yang tidak hanya menantang secara fisik, tapi juga memanjakan visual,” kata Ikhsan kepada TIMES Indonesia, Kamis (812026).

Edisi Satu Dekade, Kolaborasi dengan UMKM

Memasuki tahun kesepuluh, penyelenggara menghadirkan diferensiasi produk yang kuat, terutama pada merchandise resmi. Tahun ini panitia menggunakan material cotton untuk apparel dan menggandeng UMKM lokal Jogja.

CTC-Night-Trail-Ultra-a.jpg

“Merchandise kami menggunakan cotton yang sangat berbeda dari event trail sebelumnya. Sebagian merupakan karya UMKM lokal, seperti cotton wear dan sling bag, ditambah kolaborasi dengan produsen dari luar Jogja,” jelas Ikhsan.

Sebagai event pembuka kalender trail running awal tahun, panitia juga mengingatkan situasi lomba malam hari yang dipengaruhi tingkat kelembaban tinggi.

Keselamatan dan Hidrasi Jadi Fokus Utama

Panitia menempatkan keselamatan sebagai prioritas. Sebanyak 10 ambulans disiagakan di titik strategis dan masing-masing dilengkapi dokter. Relawan juga dibekali perlengkapan P3K untuk penanganan awal.

Untuk mencegah dehidrasi, kapasitas hydration station ditingkatkan dua kali lipat. Water sprinkler juga dipasang di sejumlah titik guna membantu menurunkan suhu tubuh pelari.

“Manajemen hidrasi sangat penting. Kami menghimbau peserta benar-benar menjaga asupan cairan selama lomba,” tegas Ikhsan.

Ikhsan juga memastikan bahwa seluruh aspek teknis, medis, dan keselamatan telah dipersiapkan sejak jauh hari. Mulai dari kesiapan rute, prosedur evakuasi, hingga ketersediaan tim medis di sepanjang jalur.

“Persiapan teknis sudah berjalan dengan baik. Tim medis, tim evakuasi, serta teknis rute sudah kami siapkan secara menyeluruh,” ujar Ikhsan..

Menjelang pelaksanaan, Ikhsan meminta peserta mempersiapkan diri secara optimal. Ia menganjurkan peserta menjaga kondisi fisik, memperbanyak istirahat, dan melakukan aklimatisasi terhadap kelembaban.

Ia menekankan pentingnya mandatory gear seperti produk dari EJ Sport dan Isoplus, serta penggunaan headlamp yang direkomendasikan seperti Fenix Headlamp. Panitia juga mengingatkan bahwa BIB tidak boleh dipindahtangankan karena merupakan pelanggaran.

Dengan antusiasme peserta dan kesiapan teknis yang solid, CTC Night Trail Ultra 2026 berpotensi menjadi gelaran perayaan satu dekade yang berkesan bagi komunitas trail running Indonesia. (*)

Pewarta : Kurniawan Saputro
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jogja just now

Welcome to TIMES Jogja

TIMES Jogja is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.