https://jogja.times.co.id/
Ekonomi

Dapat Pagu Indikatif 2023 Rp40,25 T, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR RI: Fokus Optimalisasi OPOR

Kamis, 30 Juni 2022 - 13:09
Dapat Pagu Indikatif 2023 Rp40,25 T, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR RI: Fokus Optimalisasi OPOR Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR RI saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Rabu (29/6/2022). (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMES JOGJA, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen Bina Marga) mendapatkan pagu indikatif Tahun Anggaran (TA) sebesar Rp40,25 triliun. Anggaran tersebut diprioritaskan pada  penyelesaian infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah mulai dibangun dan mengoptimalkan infastruktur yang sudah terbangun. 

Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR RI Hedy Rahadian mengatakan kegiatan prioritas ini merupakan tindaklanjut arahan Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono terkait dengan optimalisasi program OPOR (Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasi, Rehabilitasi). 

"Adapun program prioritas utama yang sesuai dengan OPOR adalah optimalisasi program committed (telah disepakati), pemeliharaan rutin jalan dan jembatan nasional, rehabilitasi/rekonstruksi jalan dan jembatan serta penggantian jembatan, dan penyelesaian koridor pembangunan jalan dan jembatan sesuai rencana strategis yang ditargetkan selesai awal tahun 2024," kata Hedy Rahadian saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Rabu (29/6/2022).

Kementrian-PUPR-RI-a.jpg

Menurut Hedy Rahadian, selanjutnya program prioritas tersebut dijabarkan sesuai dengan kebijakan Kementerian PUPR seperti menyelesaikan pekerjaan multi years contract, pembayaran hutang pekerjaan, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana alam, pembayaran eskalasi, dan program padat karya. 

"Kalau kita breakdown lagi anggaran Bina Marga, pagu indikatif sebesar Rp40,25 triliun digunakan untuk dukungan infrastruktur konektivitas sebesar Rp37,88 triliun dan sisanya Rp2,37 triliun untuk dukungan manajemen," tutur Hedy Rahadian. 

Adapun anggaran dukungan infrastruktur konektivitas utamanya digunakan untuk penanganan jalan senilai Rp22,40 triliun meliputi pembangunan jalan sepanjang 303,6 km serta peningkatan kapasitas dan preservasi peningkatan struktur sepanjang 3.831,3 km. Selanjutnya penanganan jembatan senilai Rp4,70 triliun untuk pembangunan dan duplikasi jembatan sepanjang 6.472 meter serta penggantian dan preservasi jembatan sepanjang 125.806 meter.

Kementrian-PUPR-RI-b.jpg

Pada program dukungan konektivitas, Kementerian PUPR RI melalui Ditjen Bina Marga juga melakukan peningkatan konektivitas jalan bebas hambatan untuk dukungan jalan tol sepanjang 15 km dengan anggaran Rp2,85 triliun, preservasi rutin jalan dan jembatan nasional serta revitalisasi drainase senilai Rp7,47 triliun, peningkatan aksesbilitas pada flyover/underpass/terowongan sepanjang 1.611 meter dengan anggaran Rp640 miliar seperti Flyover Sekip Ujung di Sumatera Utara, Flyover Gelombang dan Bantaian di Sumatera Selatan serta Flyover Aloha di Jawa Timur. (*)

Pewarta :
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jogja just now

Welcome to TIMES Jogja

TIMES Jogja is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.