https://jogja.times.co.id/
Berita

Pemkot Yogyakarta Tutup Total TPS, Jamin Libur Lebaran 2025 Bersih dari Sampah

Rabu, 26 Maret 2025 - 22:34
Pemkot Yogyakarta Tutup Total TPS, Jamin Libur Lebaran 2025 Bersih dari Sampah Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo memimpin rapat koordinasi penanganan sampah saat libur lebaran 2025 nanti. (Foto: Pemkot Yogyakarta)

TIMES JOGJA, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota atau Pemkot Yogyakarta telah menyelesaikan pembersihan seluruh depo sampah besar di wilayahnya sebelum Hari Raya Idul Fitri 1446H atau lebaran 2025. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo meenerangkan, bahwa target pembersihan 14 depo besar telah tercapai sepenuhnya.

“Alhamdulillah, Depo Mandala sudah bersih 100 persen, begitu juga Depo Serangan dan Pringgokusuman. Target kami untuk mengosongkan tumpukan sampah di depo sebelum Lebaran sudah tercapai 100 persen,” ujarnya usai memimpin rapat koordinasi bersama Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (26/3/2025).

Setelah dibersihkan, Pemkot Yogyakarta akan menerapkan sistem baru di depo-depo tersebut. Armada truk sampah akan ditempatkan di depan depo sehingga sampah yang masuk akan langsung dimasukkan ke dalam bak truk untuk segera diangkut.

“Ke depan, depo akan difungsikan sebagai tempat pemilahan sampah yang langsung diangkut dalam hari yang sama. Kami menerapkan sistem ‘first in, first out’ (FIFO),” kata Hasto.

Pemkot juga akan menjadwalkan jenis sampah yang boleh dibuang ke depo serta mempercepat pengosongan Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Dari total 31 TPS di Kota Yogyakarta, sebanyak 16 TPS telah resmi ditutup.

“Sampai hari ini, sudah 16 TPS yang kami tutup, dan tiga TPS telah dibongkar, yaitu TPS Sagan, TPS Pasar Sore, dan TPS Depokan Kotagede,” tambahnya.

Dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, Pemkot Yogyakarta menargetkan seluruh TPS akan ditutup pada minggu ini. Keputusan ini telah disepakati bersama para pengelola TPS dan penggerobak sampah.

“Mulai 1 April 2025, TPS tidak lagi difungsikan sebagai tempat pembuangan sementara. Seluruh pembuangan sampah akan berbasis depo sesuai pembagian wilayah masing-masing,” jelas Hasto.

Kebijakan ini mendapat beragam respons dari masyarakat. Salah satu warga, Rina, 38 tahun, yang tinggal di Kawasan Kotagede, mengapresiasi langkah Pemkot Yogyakarta dalam menjaga kebersihan kota, terutama menjelang Lebaran.

“Kami senang karena lingkungan jadi lebih bersih. Tapi harapan kami Pemkot bisa memastikan proses pengangkutan sampah tetap berjalan lancar agar tidak ada sampah yang menumpuk di rumah-rumah warga,” kata Rina.

Sementara itu, Budi Santoso, 45 tahun, seorang pengusaha di Kawasan Malioboro, menilai bahwa kebijakan ini perlu didukung dengan pengelolaan yang lebih tertata.

“Kalau memang TPS ditutup, berarti truk pengangkut harus benar-benar standby agar tidak ada keterlambatan. Jangan sampai warga kebingungan membuang sampah,” ujar Budi.

Menjelang dan selama libur Idul Fitri 1446 H atau lebaran 2025, Pemkot Yogyakarta telah menyiapkan ratusan petugas kebersihan. Terdiri dari 174 petugas penyapu jalan, 32 sopir truk sampah, dan 130 petugas pengangkut sampah.

“Mereka akan bekerja setiap hari. Petugas penyapu jalan akan bertugas di 267 ruas jalan di Kota Yogyakarta,” ungkap Hasto.

Pada Hari Raya Idul Fitri, 31 Maret 2025, Pemkot akan menyiapkan 16 unit truk sampah yang akan ditempatkan di beberapa depo sejak pukul 05.00 WIB hingga 10.00 WIB. Selain itu, dua unit truk akan dikerahkan untuk membersihkan sampah pasca Salat Idul Fitri.

“Kami juga akan menempatkan satu unit truk sampah di Alun-alun Selatan dan Lapangan Karang, serta satu unit lainnya di Alun-alun Utara untuk mendukung acara Grebeg Syawal,” jelas Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo. (*)

Pewarta : A. Tulung
Editor : Deasy Mayasari
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jogja just now

Welcome to TIMES Jogja

TIMES Jogja is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.