https://jogja.times.co.id/
Berita

955.923 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek H-Lebaran 2025

Kamis, 27 Maret 2025 - 15:14
955.923 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek H-Lebaran 2025 Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. (FOTO: ANTARA/HO-Jasa Marga)

TIMES JOGJA, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 955.923 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 hingga H-5 libur Idul Fitri 1446H/2025, yang jatuh pada periode 21-26 Maret 2025. Angka ini menunjukkan kenaikan 1,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024 dan meningkat 13,0 persen dari lalu lintas normal.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyebutkan bahwa data ini berasal dari empat gerbang tol utama.

"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju arah Bandung), GT Cikupa (menuju arah Merak), dan GT Ciawi (menuju arah Puncak)," ujar Lisye Octaviana di Jakarta, Kamis (27/3/2025).

Distribusi Lalu Lintas Mudik

Mayoritas kendaraan atau sekitar 49,1 persen (469.762 kendaraan) bergerak ke arah Timur, menuju Trans Jawa dan Bandung. Sementara itu, 29,7 persen (284.373 kendaraan) mengarah ke Barat, menuju Merak, dan 21,1 persen (201.788 kendaraan) ke Selatan, menuju Puncak.

Secara rinci, lalu lintas menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 282.994 kendaraan, mengalami lonjakan 72,1 persen dibandingkan lalu lintas normal. Adapun kendaraan yang menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat sebanyak 186.768 kendaraan, turun 2,3 persen dari lalu lintas normal.

Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Jabotabek ke arah Merak melalui GT Cikupa mencapai 284.373 kendaraan, turun tipis 0,8 persen dibandingkan lalu lintas normal. Untuk arah Puncak, sebanyak 201.788 kendaraan tercatat melalui GT Ciawi, menurun 1,0 persen dari kondisi normal.

Pada H-5 Idul Fitri 1446H/2025, yaitu 26 Maret 2025, Jasa Marga mencatat lonjakan signifikan dalam arus mudik. Sebanyak 192.244 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, meningkat 42,8 persen dari lalu lintas normal yang hanya 134.660 kendaraan.

Peningkatan tertinggi terjadi pada arus mudik ke arah Timur, terutama ke Trans Jawa dan Bandung. GT Cikampek Utama mencatat 78.363 kendaraan, melonjak 191,1 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya 26.917 kendaraan. Sementara itu, GT Kalihurip Utama mencatat 33.300 kendaraan, naik 18 persen dibandingkan kondisi normal yang mencapai 28.221 kendaraan.

Puncak Mudik Diprediksi 28 Maret 2025

Jasa Marga memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada 28 Maret 2025. Oleh karena itu, pemudik diimbau untuk menghindari perjalanan pada puncak arus mudik dan waktu favorit seperti pagi serta malam hari guna mengurangi risiko kemacetan.

Selain itu, Jasa Marga mengingatkan pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain kondisi kendaraan dan pengemudi, kecukupan bahan bakar, saldo kartu elektronik, serta kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas dan petugas di lapangan.

Jasa Marga juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan kemungkinan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan oleh pihak Kepolisian RI guna mengurai kepadatan kendaraan. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jogja just now

Welcome to TIMES Jogja

TIMES Jogja is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.